Semua Lini Masyarakat Dukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) 

Senang sekali saya bisa menjejakkan kaki kembali di Kota Semarang ini. Kemenkes mengajak 30 orang Blogger Jakarta untuk meramaikan kegiatannya di Semarang ini selama dua hari kedepan bersama 20 orang Blogger Semarang. Kegiatannya akan berlangsung Hotel Santika Semarang untuk Workshop dan hari berikutnya adalah kunjungan ke Puskesmas Sidorejo Kidul dan Duver pada tanggal 28-29 Agustus 2017. 

Perjalanan yang sangat melelahkan, karena dalam perjalanan ke Semarang saya tidak sempat tidur karena beberapa hal yang harus saya lakukan mulai dari pagi hingga malam keberangkat ke Bandara Soekarno Hatta. Saat menunggu pesawat datang saya sempat mencicip kopi bland untuk menghilangkan rasa kantuk yang mulai menggelayuti mata. 

Pada saat acara, rasanya kantuk yang tadi saya rasanya mulai hilang. Apalagi setelah bertemu dengan teman-teman Blogger Semarang yang beberapa orang pernah saya kenal ketika satu tim dalam sebuah campign lain. Ada juga yang sudah berteman di medsos dan baru bertemu langsung di Semarang dan juga ada yang benar-benar tidak saya kenal, namun begitu kesempatan inilah saya bisa kenal dengan mereka semua. Siapa tahu bisa ketemu lagi dalam kegiatan lainnya. yah, begitulah blogger, mencari teman baru sebanyak-banyaknya. 

Acara hari pertama dilakukan dalam indoor, hadir Kasie Pencegahan Penyakit Tidak Menular, Dinkes Prov Jawa Tengah (Arvian Nevi, SKM, DEA), Kepala Dinkes Kota Semarang ( dr. Widoyono, MPH), Ketua Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam (PAPDI)DKI Jakarta Dr.dr. Ari Fahrial Syam, Sp. PD, KGEH dan Kepala Bag. Hubungan Media & Lembaga ( Indra Rizon, SKM, M. Kes). Nah, beliau-beliau inilah yang akan menjadi narasumber dalam kegiatan  workshop di Hotel Santika Semarang. 

Pak Indra Rizon mengulas sambutannya dengan memperlihatkan berbagai penyakit yang memakan biaya banyak untuk penyakit tidak menular. Itu makanya pemerintah giat melakukan sosialisasi untuk hidup sehat dengan mendukung program pemerintah melalui kementerian kesehatan yang di kenal GERMAS ( Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).

Pak Indra menghimbau agar melakukan cek kesehatan secara rutin tiap 6 Bulan sekali dengan cek tekanan darah, cek kadar gula darah, cek kolesterol,  tes darah lengkap di laboratorium, cek lingkar perut dan terakhir adalah deteksi dini kanker leher rahim. 

Perilaku hidup kita sering tidak sehat maka mulailah lakukan aktifitas fisik sekurangnya 30 menit sehari, perbanyak makanan berserat , cek kesehatan. Nah, kebetulan dalam kegiatan ini peserta yang hadir disiapkan dokter yang siap untuk mengecek kesehatan kita semua. Saya juga berkesempatan untuk bisa mengecek kesehatan, alhamdulillah semuanya normal. Semoga sehat selalu ya, biar saya juga bisa beraktifitas dengan leluasa dengan semangat. 

Narasumber berikutnya ada  Ketua Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam (PAPDI)DKI Jakarta Dr.dr. Ari Fahrial Syam, Sp. PD, KGEH. Beliau juga seorang blogger lho, tulisannya banyak di Kompasiana mengenai kesehatan. Awal perkenalan Pak Anjari mengatakan sesuai diskusinya tadi bahwa Pak Ari bilang jika sudah mempunyai gejala penyakit maka itu suatu keterlambatan untuk mencegahnya. 

Makanya penting sebelum ada gejala. Makanya perlu sekali untuk cek kesehatan untuk mengevaluasi adanya gangguan kesehatan kronis pada diri seseorang. Tadi Dr. Ari juga memperhatikan makanan yang dimakan oleh peserta. Bagaimana makanan tersebut baik atau tidak untuk kesehatannya. Banyak penyakit yang pada walnya timbul tidak bergejala, makanya untuk itulah perlunya cek kesehatan secara berkala. 

Banyak pasien yang di rawat di RSCM memiliki asupan serat yang rendah. Jika kadar kolesterol dalam darah tinggi maka kolesterol akan menumpuk pada pembuluh darah baik pembuluh darah jantung, otak dan juga ditimbun di hati, ditimbun di kandung empedu menjadi batu kandung empedu. Kolesterol juga resiko tinggi untuk sakit jantung dan terkena stroke. 

Untuk mengatasi ini, hindari makanan yang berlemak, jeroan, coklat, keju, santan, dan goreng-gorengan. Tidak minum alkohol dan jangan makan berlebihan. Rokok juga akan berdampak buruk buat kesehatan. Nah, Dr. Ari memberikan Tips Sehatnya kepada kita semua :

Banyak minum air putih minimal 8 gelas sehari.

Banyak makan sayur dan buah

Istirahat yang cukup

Tidak merokok

Olah raga yang teratur

Kalau sudah terjadi bagaimana? Tenang, Dr. Ari juga akan menjelaskan solusinya, tapi harus dijalani ya. pertama, konsultasi dokter, kedua, minum obat sesuai dengan intruksi dokter, ketiga, kontrol teratur sampai keadaan kembali normal, keempat, hindari makanan dan minuman yang memperburuk keadaan. 

Banyak orang yang makan berat seperti bakso, mie ayam atau mie yang lain dijadikan makanan cemilan, padahal makanan tersebut merupakan unsur karbohidrat yang sama dengan nasi. Jika banyak uang sering sekali orang lepas kendali untuk memakan yang berlebihan, padahal makan secukupnya sudah aman buat perut kita. Asupan serat juga sering diabaikan oleh semua orang, padahal serat penting untuk tubuh kita. Dampak kekurangan serat, membuat orang susah BAB ( buang air besar) kemudian kolesterol juga bisa tinggi.  

Kesimpulan terakhir dari Dr. Ari adalah cek up merupakan suatu skrining kesehatan penting untuk mendeteksi gangguan kronis pada seseorang. Penyakit kronis yang terjadi seperti peningkatan kolesterol, asam urat, kadar gula darah, perlemakan hati terjadi karena asupan makanan yang salah. Jika terbukti adanya gangguan segera berobat, agar komplikasi tidak terjadi. 

Pemaparan dari Dr. Ari menampar saya untuk ingat betapa pentingnya cek kesehatan, menjaga pola makan, sebab kalau sudah ada gejala itu merupakan hal yang terlambat untuk dijaga. Dalam sela-sela kegiatan, Mba Mayang juga mengajak peserta untuk senam dalam gerakan cuci tangan yang lucu. Saya dan teman-teman merasa senang melakukannya. 

Sesi berikutnya dari Kepala Dinkes Kota Semarang ( dr. Widoyono, MPH) dan Dinkes Prov Jawa Tengah (Arvian Nevi, SKM, DEA). Menjelaskan bagaimana mereka mendukung GERMAS. Untuk kota Semarang sendiri memiliki walikota yang masih muda, dan kebetulan beliau sangat menyukai olahraga makanya dibuat program 16 di kota semarang semua harus memiliki sarana olah raga di kecamatan. Beliau juga termasuk Wagiman ( walikota banyak membuat taman-taman), mengadakan car free day dan mengajak semua masyarakat, rekan kerja dan keluarga untuk melakukan aktifitas fisik di hari itu. Jalur trotoar juga dibenahi. Bahkan ada kampung pelangi yang viral di media sosial, kapan-kapan kesana ah, pengen lihat seperti apa itu kampung pelangi. 

Germas itu bukan hanya dilakukan oleh Kementerian kesehatan tapi 24 kementrian juga mendukung. Pesan terakhir dari semua narasumber kepada Blogger Kesehatan agar mampu memberikan dan menyebar informasi yang tepat dari narasumber yang tepat. 

Mas Anjari yang biasa di kenal kalangan blogger dengan sapaan Eyang Anjari membuat sebuah catat “ orang bilang, mencegah lebih baik dari mengobati, tapi lebih suka bangun siang daripada lari pagi. Suka makan cepat saji, merokok pun tak pernah henti, apalagi buah sayur seakan menjadi alergi. Gerakan Masyarakat hidup sehat bukan hanya semboyan, bukan pula hanya jargon pada setiap pertemuan. Jalan kaki dan olahraga rutin harus dilakukan maka makan buah sayur harus menjadi sebuh kebiasaan dan dekteksi dini penyakit suatu keharusan. Blogger itu mahluk keren jika dukung program kementerian kesehatan yang paten. Blogger itu mahluk yang suka eksis jika sukseskan GERMAS untuk narsis. Saya , anda, kita semua blogger kesehatan jika kita sehat berfikir sosial, sehat jiwa, sehat prilaku dan sehat badan”. 

Closing yang sangat bagus dari Eyang Anjari. Ini catatan hari pertama ikut kegiatan kemenkes RI di Semarang, besok akan ada lagi yang lebih seru dari ini semua. Karena kunjungan besok akan membuka ilmu baru yang akan saya dapat disana. Tentunya saya juga berbagi informasi disini buat teman-teman semua. Oke deh, nantikan tulisan saya berikutnya yah.   

Iklan
Dipublikasi di Reportase | Meninggalkan komentar

Mars Met Venus Film Unik Dari MNC

Unik…!!!Yup, emang unik sih. MNC baru saja merilis film terbarunya yaitu Mars Met Venus. Kenapa dibilang unik. Karena ini dibuat 2 film dalam satu tema yang sama, cuma versinya saja yang berbeda. Yang satu dibuat dalam sudut padang cowo dan satu lagi dalam sudut padang cewe, padahal ceritanya sama. Itulah kenapa gw bilang unik.

Awalnya gw bingung, kenapa di undangan nobar premier ada part cowo dan part cewe. Pada saat dilokasi nobarlah baru gw paham. Ternyata film yang akan ditanyangkan tersebut ada dua film, Part Cewe dan Part Cowo. Dibagilah dalam dua studio. Gw kebagian Part Cewe lokasi pemutarannya di studio 6, dan Part Cowo di studio 7.

Setelah selesai menonton semua awak media dan blogger berkumpul di studio 6 untuk mengikuti press conference tentang film Mars Met Venus. Beberapa pemerang film dan kru film berkumpul di studio 6. Kebetulan aku duduk di kursi A alias paling atas. Malas beranjak dari kursi tersebut dan dari ataspun kelihatan semua orang-orang yang sedang ada dibawah. Bahkan beberapa media yang meliput sampe susah untuk masuk ke dalam studio 6 karena semua orang berkumpul dibawah semua, padahal di atas masih kosong. Mungkin demi mendapatkan angle terbaik untuk foto yang akan mereka tayangkan di medianya.

Dalam Press Confence tanggal 13 juli 2017, XXI Plaza Senayan hadir Toha Essa sebagai Executive Producer Mars Met Venus. Hadir juga Hadrah Daeng Ratu (sutradara), Nataya Bagya (penulis skrenario) lalu beberapa pemeran film Ge Pamungkas (Kelvin), Pamela Bowie (Mila), Reza Nangin( Reza), Ibob Tarigan (Bobi), Steve Pattinama (steve), Martin Anugrah (martin), Rani Ramadhany (malia), Ria Ricis( Icha), dll. Dan Cita Swalatika sebagai penyanyi soundrtrack Mars dan Venus.

Film Mars Dan Venus ini menceritakan mengenai sudut padang antara laki-laki dan perempuan yang selalu berbeda dan kalau kita omongan ga bakal habis-habisnya. Tapi dibalik perbedaan tersebut justru mereka saling melengkapi.

Ceritanya Kevin (Ge Pamungkas) adalah seorang calon arsitek yang akan menikah dengan pacarnya Mila (Pamela Bowie) adik kelasnya sewaktu SMA. Hubungan mereka layaknya pasangan lain yang dimulai dari cinta monyet, pedekate, jadian hingga akhirnya berlanjut ke jenjang pernikahan. Dalam rangka melamar Mila, Kevin punya ide cemerlang untuk merekam perjalanan cinta mereka dengan membuat Vlog (Vidio Blog).

Ternyata pembuatan vlog malah membuka hal-hal yang selama ini tidak diperhatikan oleh Kelvin dan Mila. Banyak kesalahanpahaman dan sudut pandang yang bertentangan. Mulai dari telat vs on time saat janjian, memilih makanan, siapa yang jatuh cinta duluan, hingga prinsip hidup dan pentingnya keluarga menjadi ujian yang harus mereka hadapi. Kelvin dan Mila terus teruji hingga mereka tiba di titik yang membuat keduanya memutuskan untuk break.

Sahabat mereka berdua berusaha untuk saling menasehati. Nah, ini yang uniknya lagi. film di Part Cewe akan lebih jelas akhir cerita atau ending nya di Part Cowo. Makanya setelah menonton Part Cewe pastinya penonton akan penasaran untuk nonton film Mars Met Venus Part Cowo.

Film ini resmi tayang di bioskop kesayangan anda pada tanggal 20 Juli 2017 untuk Part Cewe dan tanggal 3 Agustus 2017.  Mau tahu rahasia Cewe atau Rahasia Cowo? Tonton segera filmnya

 

Dipublikasi di Reportase | 1 Komentar

Fiva Food Makanan Yang Cocok Untuk Menu Ramadhan

IMG-20170520-WA0018

Soal makan adalah hal yang pokok bagi manusia. di bulan Ramadhan ini banyak ibu-ibu maunya masak yang praktis dan simple. Mungkin karena sudah lelah dengan pekerjaan yang rutin setiap harinya, makanya untuk tetap bisa menyajikan makanan berbuka dan sahur kebanyakan ibu-ibu memilih makanan olahan cepat saji yang bergizi dan sehat dikonsumsi oleh keluarga yang sedang berpuasa.

Baru-baru ini saya berkesempatan untuk datang mengunjungi pabrik Fivafood di Bekasi, pada tanggal 20 mei 2017. Ini adalah kali kedua saya datang ke lokasi pabrik sekaligus rumah pemilik pabrik tersebut. Dengan lahan 3 hektar dan dilingkungan perumahan, Fivafood mampu memproduksi produknya. Untuk jelas mengenai sejarah Fivafood bisa kalian lihat di tulisan saya berjudul Betsy Monoarfa Si Tangan Besi Dalam Membangun Usaha Pangan Fiva Food

IMG_20170601_205212

Nah, kunjungan kali ini saya dan teman-teman berkesempatan untuk melihat-lihat tempat pembuatan produk Fivafood. Sebelum masuk ke lokasi pabrik Yossi Reva mengenalkan berbagai macam produk adalah Fivafood, ada Keong Mas, ada Rollade Sapi/Ayam, ada Stick Drumb, ada Sosis Sapi Dan Lain-lain.

Penjualan Fivafood juga tersebar di Supermarket sekitaran kita, seperti AEON, Alfamidi, Carrefour, Loka, Tip Top, Total Buah Segar dan sebagainya. Fivafood juga melayani pesan antar yang bernama Fiva Express. Layanan ini menggunakan sistem online, untuk memudahkan orang untuk mendapatkan produk makanan olahan beku yang halal, sehat, cepat saji dengan harga terjangkau.

IMG_20170601_205036

Sebelum masuk kedalam pabrik, mas Yossi Reva , Manager Fivafood memberi penjelasan tentang Fivafood. Setelah itu, Fivafood juga mengadakan Demo masak dengan menu yang praktis yaitu Oseng Kornet Ayam Cabe Ijo.

Bahan-bahan yang digunakan :

  • 1 Bungkus Kornet Ayam Fiva Food
  • Bawang Putih Secukupnya
  • Bawang Merah Secukupnya
  • 1 Buah Tomat
  • Cabai Merah besar , iris
  • Cabai Ijo sesuai selera, potong tipis
  • 2 lembar daun salam
  • 2 iris Lengkuas
  • Kecap manis sesuai selera

Siapkan sedikit minyak goreng, lalu panaskan dengan api sedang, setelah itu masukan semua bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai ijo dan semua bumbu yang sudah disiapkan. Tumis, dan masukan potongan kornet ayam, masukan kecap sedikit lalu aduk hingga matang. Oseng Kornet Ayam Cabe Ijo siap disajikan. Hihihi….mudah sekali ya. Ibu-ibu dirumah pasti bisa membuat menu seperti ini kan.

Selesai makan siang dan Sholat Dzuhur, Mas Yossi mengajak teman-teman blogger melihat ruang kerja pengolahan produk makanan Fiva Food.  Mulai dari pintu masuk ke Pabrik, mengunakan tiras Plastik yang tebal seperti ini.

Sayangnya saat saya dan teman-teman berkunjung, pekerja Fiva Food sedang libur karena memang saya berkunjung di hari libur mereka. Tidak mengapa, yang penting saya lihat dan menyaksikan tempat pengolahan Produk Fiva Food ini. Karena untuk masuk ke dalam pabrik makanan tersebut, saya dan teman-teman mengikuti standar keamanan dalam pabrik tersebut. Untuk masuk ke dalam pabrik, saya dan teman-teman mengunakan masker dan penutup kepala. Maklum, pabrik makanan kadang rawan sama yang nama rambut jatuh atau lainnya, makanya kita diharuskan menggunakan penutup kepala.

IMG_20170601_205906

Kalau pas saat pegawai Fiva Food bekerja, kita semua diwajibkan menggunakan sepatu yang tertutup. Kalau menggnakan sendal saja dipastikan tidak boleh masuk ke dalam area pabrik. Itu adalah salah satu standar keamanan bagi Pekerja Fiva Food.

Melihat mesin timbangan, mesin potong, mesin giling, mesin pengaduk dan mesin-mesin pengolahan lainnya jadi pengen lihat seperti apa mesin itu bekerja. Lalu tempat pengolahan dan tempat pembuangan kotorannya sangat bagus sekali. Sisa-sisa sampah yang dihasilkan dalam memproduksi makanan langsung mengalir langsung ke tempat pembuangan. Eh, jangan salah ya….Fiva Food menggunakan teknologi mutahir lho untuk mengolah limbahnya menjadi air yang dapat langsung di alirkan ke kolam ikan milik Fiva Food.

IMG_20170601_205640

Makanya meskipun tinggal didalam komplek perumahan, Fiva Food tetap bertahan hidup berdampingan dengan masyarakat sekitarnya. Tidak ada kebisingan dan tidak ada limbah yang tercium oleh tetangga sekitar komplek perumahan. Untuk masalah CSR, Fiva Food lebih banyak memberi kepada lingkungan sekitarnya, seperti membangun jalan dalam komplek, santunan anak yatim, sumbangan ke Masjid, dan lain sebagainya.

Dengan pengalaman lebih dari 20 Tahun, Fiva Food mampu menyediakan produk makanan yang halal, bergizi, sehat, lezat, cepat saji dengan harga yang terjangkau. Sesuai dengan Visi Misi yang telah menjadi panduan Fiva Food sampai saat ini. Jaringan pemasaran Fiva Food saat ini sudah meliputi area Jabodetabek, Bandung, Jawa Timur, Bali dan sebagian kecil Sumatera.

Jadi buat makanan Ramadhan tahun ini, Fiva Food bisa menjadi andalan Ibu-ibu dalam mengolah dan mengkreasikan pangan dirumah, agar gizi keluarga juga dapat terpenuhi dengan maksimal hingga sebulan penuh ini. Semoga tulisan ini bisa menjadi informasi yang bermanfaat buat teman-teman semua. Selamat berpuasa ya….. J

Dipublikasi di Kuliner, Reportase | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Si Biru Ada Di Pantai Sawarna

Sebagai pekerja freelance yang dituntut untuk stand by info dengan sinyal Internet pastinya akan selalu membutuhkan sinyal yang kuat. Harus bisa memilih provider mana yang akan membantu pekerjaan. Apalagi aku suka jalan-jalan ke segala penjuru arah mata angin, pastinya harus pinter-pinter menentukan sinyal mana yang terkuat.

Nah, kemarin lalu aku dan keluarga melakukan perjalanan ke luar kota untuk sekedar rekreasi. Agak takut-takut juga sih, karena aku belum menyelesaikan laporan pekerjaanku. Dan pekerjaan tersebut membutuhkan jaringan dan sinyal yang kuat.

Aku menggunakan provider XL untuk jaringan internet. Selain harga paketan murah dan sinyal katanya sih kuat. Sudah menyebar ke seluruh Indonesia dan pelosok desa, bahkan bisa juga di pake di Luar Negeri. Beberapa negara sudah dapat mengakses jaringan XL, jadi ga perlu lagi panik karena sinyal baik di Indonesia maupun di Luar Negeri

Malam-malam aku dan keluarga berkumpul dan sambil menunggu keluarga lainnya datang. Rencananya perjalanan akan dilakukan tengah malam. Supaya pada saat sampai di lokasi dan pada saat membuka mata langsung terlihat pantai yang indah.

Namun ternyata perjalanan di mulai pada 2/3 malam alias pukul 3 pagi. Kami  berjalan dengan 3 mobil beriringan. Dua mobil telah melesat jauh, sementara mobil yang aku tumpangi tidak bisa lebih 90km/jam. Kalau dipaksakan semua bergetar kencang. Anak-anak sampai ketakutan dengar suara yang bergemuruh. “Santai asal selamat …” kataku pada adikku.  Sampai di Ciawi adzan subuh berkumandang. Aku cek sinyal hape, alhamdulillah masih tinggi sinyalnya. belum ada sesuatu yang mengkhawatirkan.
Selesai sholat subuh, perjalanan dilanjutkan lagi. Kemacetan dimulai pada pagi hari. Orang-orang sibuk berseliweran dijalan dan membuat barisan macet. Memasukin persimpangan jalan Cimangu arah Pelabuhan Ratu, jalan mulai berbelok-belok. Sebenarnya ada jalan yang tidak terlalu berkelok-kelok, tapi keluarga memilih jalan tersebut. Baiklah, kita ikuti saja perjalanannya mumpung yang nyetir jago untuk jalan berkelok-kelok. Maklum, adik sepupu sudah biasa melewati jalan berkelok-kelok model di Sumatera, bahkan kelokan yang menekuk tajam sekalipun pernah dia lalui.

Selama dijalan sinyal masih baik-baik saja. Walau kadang ada juga naik-turunnya dan itu membuat aku deg-degan. Aku masih  berharap sinyal akan terus baik dan bagus di jalan dan di Pantai Sawarna nanti. Karena ada beberapa kerjaan yang harus aku lakukan, salah satunya mengirim laporan ke Boss yang memberikan pekerjaan freelance.

Setelah melewati Cimanggu, lalu Pelabuhan Ratu dan tepat di Pantai Karang Hawu sinyal XL masih Cune alias manteng bagus. setelah lewat dari wilayah tersebut ternyata masih tetap stabil, bahkan aku bisa membuat video live di FB. Merekam indahnya biru di laut dan langit dengan bantuan Si biru dari XL.

Akhirnya sampai juga di lokasi tempat kami akan menginap pada jam 12 siang. Alhamdulillah sinyal XL masih bagus. Tidak ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan. Aku masih bisa bernafas lega, karena apa yang ditakuti tidak tidak terjadi sama sekali.

Perjalananpun jalan lancar, walau di Tol kami tidak memiliki daya upaya untuk mengejar 2 mobil lainnya. tapi di jalan berkelok-kelok, mobil yang dikendarai adikku lancar jaya. Sama halnya sinyal XL yang aku khawatirkan selama perjalanan. XL tetap oke di wilayah Pantai Sawarna. Bagi yang menggunakan Kartu XL, ga perlu khawatir untuk bermain-main di pantai Sawarna.

Aktifitas kamu bakalan bisa langsung dipublikasikan di sana. Orang-orang yang tidak pergi juga akan merasakan suasana dan kecerian kamu disana. Bahkan kamu bisa berbagi informasi tentang kondisi dan lokasi yang di kunjungi. Pengalaman jalan-jalan di Pantai Sawarna makin mengasyikkan, keluarga dan ponakanku makin ceria bermain dan berpetualang di sini.

Dipublikasi di Ceritaku, Reportase, Wisata | Tag , , | 2 Komentar

4 Manfaat Yang Ada Dari SoMan

1Sebulan yang lalu tepatnya tanggal 18 Maret 2017 aku menghadiri #BloggerDay With Blogger Crony di Rumah Joglo, Bogor. Pada saat itu aku sedang flu berat, tapi aku harus datang ke sana. Rasanya sayang sekali jika harus melewati kegiatan ini, toh sakit saya cuma flu dan demam saja. Berkumpul dengan 100 orang blogger adalah kesempatan terbaik untuk mengenal mereka lebih dekat. Selama ini aku hanya mengenal beberapa orang saja.

Ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan disini. Semua peserta menyambut dengan antusias. Peserta menginap di 3 rumah joglo. Laki-laki semua ditempatkan dalam 1 rumah joglo. Sementara perempuan dibagi dua, sebagian di rumah joglo atas dan sebagian lagi dirumah joglo bawah.

Mulai siang hingga malam peserta mengikuti workshop yang diadakan panitia. Pemateri yang ditampilkan sangat keren. Yang paling seru ada materi tentang “Social Media VS Real World” yang disampaikan oleh youtuber Ferri Yuniardo (Dikidi). “Attitude Penting Ya?” Workshop Personality & Personal Branding oleh Ririn Rosaline. “Menulis Review Elegan dan Berdampak” oleh Anwari Natari.

Semua materi sangat bermanfaat buat blogger. Apalagi tentang attitude bersosial media. Baper? Aduh, jangan deh. Lebih baik ngomong yang asik-asik aja. Bersosial media itu sama seperti artis-artis yang lagi berakting. Kalau artis mah udah siap dengan masalah yang mereka umbar, lha kalau kita? Siapa kita? Yang ada keluarga malah jadi malu dengan kelakuan di sosial media.

Sampe malampun peserta masih sangat antusias mendengarkan pemateri di depan. Apalagi pembahasannya memang diperlukan bagi blogger. Mba Ririn juga mengajarkan personal branding buat blogger. “Perlu ga sih attitude?” tanya mba Ririn. Wah , ternyata perlu sekali bagi blogger. Terkadang hal ini yang tidak terpikirkan oleh blogger.

Makin malam pesertanya makin antusias sekali, apalagi ada mas Anwari Natari, yang mengajari cara yang baik membuat kalimat dan menggunakan EYD. Cara membawakan materinya sangat membuat peserta terpingkal-pingkal. Bukan ngantuk malah makin melek. Apalagi aku yang sedang merasakan flu dan badan mulai panas karena memang sudah demam. Untungnya ada Soman, yang dikenal oleh Blogger Crony. Eh, bukan cowo lho. Kedengaranya kaya nama cowok ya J.

Soman itu adalah jamu tetes yang terbuat dari 39 jenis ekstrak bahan alam. Ada 18 jenis buah, 12 jenis sayur dan 9 jenis rempah. Semuanya tercampur dalam satu botol kecil. Kaya akan fitronutrisi untuk memperkuat daya tahan dan mempercepat pemulihan.

Saat daya tahan tubuh menurun, kita gampang sekali diserang penyakit batuk, flu dan radang tenggorokan. Ya, kaya yang sedang aku alami ini. Semua kegiatan yang dilakukan jadi ga bisa fokus. Mau ngapa-ngapain jadi serba salah. Perasaan jadi ga enak, dan pengennya diam seribu bahasa. Ga bisa selincah waktu sehat.

Kalau daya tahan tubuh kita optimal pastinya bikin kita kuat menangkal semua gangguan kesehatan. Lebih fokus dan semangat melakukan aktivitas apa saja. Ngomongin daya tahan tubuh, sebenarnya sih bisa dibangun dari pola hidup kita yang sehat, dengan melakukan olah raga teratur, istirahat yang cukup, bebas dari stress dan yang terpenting adalah menu makanan yang lengkap dan seimbang. Tapi kesibukan kita sebagai blogger yang sering banyak acara dan event menjadi hambatan tersendiri untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Nah, makanya itu kita harus mengkonsumsi Soman setiap hari. Minimal 5 tetes , 3 kali sehari.

Apa saja sih manfaat Soman? Biar aku jelaskan secara rinci ya :

  1. Dapat meningkatkan imunitas untuk mencegah masuknya mikroorganisme (bakteri, virus, dll) sehingga mampu menangkal penyakit infeksi.
  2. Sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas sehingga dapat mencegah penyakit degeneratif, penuaan dini dan kanker.
  3. Meningkatkan stamina dan vitalitas , mempercepat pemulihan tubuh, meningkatkan aliran oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh serta meningkatkan kemampuan konsentrasi dan daya ingat.
  4. Memiliki efek pengencer darah sehingga dapat mengurangi terjadinya penyumbatan di pembuluh darah dan dapat melancarkan peredaran darah.

Tatu Ratna Sari, S.Farm.,Apt., Konsultan Produk SoMan, menjelaskan, “Hingga saat ini SoMan tercatat sebagai produk kesehatan yang paling banyak bahan bakunya di Indonesia. SoMan juga memiliki tingkat pH tertinggi yakni mencapai 9+ yang mampu menangkal penyakit. Setiap tetesnya mengadung senyawa yang bersifat sebagai antioksidan, antibakteri, anti-inflamasi, analgetik, antirandang dan antivirus”.

  1. Grace Maria Salindeho, M. Kes., Konsultasn Medis PT SoMan Indonesia menerangkan “ SoMan sangat direkomendasikan untuk pencegahan dan pengobatan. Kandungan antioksidan yang sangat tinggi dalam SoMan mampu menangkal radikal bebas sehingga seseorang tidak mudah terserang penyakit. Dari kacamata seorang tenaga medis , SoMan telah memenuhi standar obat yang baik dan benar. SoMan jelas produknya, jelas produsennya, jelas kandungannya, jelas khasiatnya dan jelas uji klinisnya” ujar dr Grace.

Untuk aturan pemakaian, SoMan bisa dikonsumsi 5 tetes 3x sehari untuk menjaga daya tahan tubuh atau pencegahan penyakit. 7-10 tetes 3x sehari untuk membantu pemulihan penyakit.  Cara menggunakan larutkan SoMan ke dalam 50-100ml air putih, jangan gunakan air panas. Konsumsi SoMan ketika bangun tidur, sebelum makan siang dan sebelum tidur atau dalam keadaan perut kosong. Untuk kombinasi obat medis, konsumsi SoMan dua jam sebelum minum obat medis.

Sudah satu bulan ini aku menggunakan jamu tetes SoMan, dan saat menulis artikel inipun aku habis meminumnya. Memang berasa sekali efeknya untuk kesehatanku. Apalagi sejak 1 tahun terakhir ini, aku merasakan penurunan kondisi tubuh yang sering lelah dan kurang fit. Maklum, memasukin usia cantik ini banyak sekali keluhan yang aku rasakan. Tapi dengan mengkomsumsi SoMan, aku lebih fit dan sehat. Aktifitasku yang mulai banyak dapat teratasi dengan baik. Semoga teman-teman yang telah mencoba SoMan juga mendapatkan perubahan dengan kondisi tubuh. Dan buat teman-teman yang belum mencoba, silahkan cari di Apotik atau toko obat lainnya.

Dipublikasi di Kesehatan, Reportase | Meninggalkan komentar